Tags

, , , , , , ,

“Buatku, memberikan kesempatan kedua hampir tidak mungkin. Untuk apa membuka kemungkinan bagi kekecewaan yang lain? Hati yang benar-benar patah tak perlu berulang-ulang, bukan? Namun kali ini rasanya berbeda. Hanya saja, aku bahkan tak lagi percaya cinta dan kisah romansa itu nyata.”

Suprise, nggak nyangka Sefryana bikin novel bertema kuliner lagi setelah novel Sweet Nothing’s. Saya benar-benar exited sampai ikutan POnya dan langsung baca sampai tamat pas bukunya sampai di rumah. Aftertaste ini mengisahkan tentang dua orang chef yang saling jatuh cinta. Mereka sama-sama memiliki masa lalu percintaan yang kelam sehingga sama-sama enggan membiarkan hati berbicara. Namun terkadang hati dan keinginan tak selalu sejalan. Mereka pun tak akan sanggup untuk saling melepaskan.

“Kamu, satu di antara seribu. Tiba-tiba membuatku tergugu.” – Halaman 48

Narend Mahardika adalah seorang chef yang sudah menggeluti dunia kuliner selama lebih dari sepuluh tahun. Sikapnya sangat dingin dan ketus, terutama pada perempuan karena ia pernah disakiti oleh mantan pacarnya yang meninggalkannya begitu saja dan memilih bersama dengan orang lain setelah mereka berpacaran selama tiga tahun. Narend menjadi pribadi yang angkuh dan tidak disukai banyak orang. Ia mengelola restoran Bellaria bersama dengan adiknya yang bernama Praya Mahardika. Meski satu darah, adiknya ini memiliki sifat yang jauh bertolak belakang dengan Narend. Tanpa sepengetahuan Narend, Praya mempekerjakan seorang asisten koki  bernama Farra. Narend yang tidak suka ada perempuan di dapurnya pun bertekad untuk membuat Farra keluar dari dapurnya.

“Saat kamu jatuh, bukan aku tidak mau membantumu berdiri. Aku hanya tidak mau, jika nanti kamu mampu berdiri, kamu meninggalkanku pergi.” – Halaman 54

Farra yang sangat berani dan ambisius untuk meraih mimpinya menjadi koki terkenal, tak pernah surut saat diperlakukan semena-mena oleh Narend. Malah, Narend yang kewalahan menghadapi sifat Farra. Tak seperti Narend yang bersikap memusuhi Farra, Praya justru memberikan perhatian yang lebih kepada Farra karena gadis itu telah memikat hatinya dari saat pertama kali mereka bertemu.

“Mungkin benar, mencintaimu adalah mimpi. Kamu melayangkan hatiku begitu tinggi, sementara kamu diam-diam pergi.” – Halaman 137

Kalian pasti mengira konflik utama yang diberikan Sefryana adalah cinta segitiga di antara Narend-Farra-Praya. Hmmm, kalian salah ya! Konflik cinta segitiga ini hanya sebagai bumbu pemanis saja, sedangkan konflik utamanya pada…… (saya nggak mau kasih tahu, nanti spoiler). Intinya ada satu konflik dalam diri Narend yang membuatnya menahan perasaan kepada Farra. Konflik yang cukup besar sehingga ia memutuskan untuk menyerah karena ia tidak akan bisa membuat Farra bahagia.

“Aku percaya, keajaiban selalu ada. Bagi mereka yang mau berusaha.” – Halaman 231

Dari segi karakter, saya sangat puas dengan tiga karakter utama dalam novel ini. Narend, Farra, dan Praya memiliki karakter yang unik dan kuat sehingga tidak terintimidasi oleh karakter lainnya. Alurnya juga sangat halus sehingga membuat kamu nyaman membacanya. Saya hanya membutuhkan waktu kurang dari tiga jam untuk menuntaskan novel ini hingga halaman terakhir. Yang paling saya suka dari novel Sefryana kali ini adalah peletakan quotes yang ada pada setiap awal paragraf pembuka sehingga ada puluhan quotes indah dalam novel ini yang membuatnya berbeda dari novel-novel Sefryana lainnya.

“Ini saatnya aku merasa menemukan kembali serpihan hidupku yang hilang. Membuatku merasa pulang.” – Halaman 266

Novel ini sebenarnya memiliki hawa gloomy karena menurut saya kisahnya cukup menyedihkan. Saya sampai berandai-andai, salah satu tokoh utamanya bisa tetap hidup hingga akhir. Tapi, yang namanya ceritanya tak semuanya harus happy ending. Kalian jadi penasaran khan? Makanya buruan baca! Karena novel ini bisa bikin perasaan kamu campur aduk dari sedih, senang, dan kesal. Lima bintang untuk novel Aftertaste nya Sefryana Khairil.

“Mungkin ini bukan salah aku ataupun kamu. Ini salah waktu, yang tak tepat membuat kita bertemu.” – Halaman 353

Judul Buku: Aftertaste

Penulis: Sefryana Khairil

Penerbit: Gagas Media

Tahun Terbit: 2017

Jumlah Halaman: 364 halaman

Advertisements