Tags

, , , ,

novel-some-kind-of-wonderful-by-winna-efendiSometimes, memory becomes a curse instead of a blessing.” – Halaman 173

‘Liam Kendrick dan Rory Handitama memahami arti kehilangan. Liam pergi ke Sydney dengan dalih menggapai impian sebagai koki, walau alasan sebenarnya untuk menghindari cinta pertama yang bertepuk sebelah tangan. Di lain pihak, Rory sedang berusaha menata kehidupannya setelah sesuatu insiden membuatnya kehilangan orang-orang yang disayanginya dan melepaskan impiannya sendiri sebagai pemusik. Keduanya paham arti berduka, meski belum mengerti caranya. Kesedihan dan kesepian mendekati Liam dan Rory, sampai akhirnya ada rasa lain yang menyusup. Saat perasaan sudah tak terelakkan, Liam dan Rory terjebak keraguan dan rasa lama masih terlalu kuat untuk dilupakan. Dapatkah dua orang yang pernah mencintai orang lain dengan segenap hati menyisakan ruang bagi satu sama lain?’

Finally, novel terbaru dari penulis kesayangan aka Winna Efendi akhirnya terbit juga. Saat membeli novel ini, saya benar-benar tidak tahu apa dan bagaimana isi cerita dalam novel, tapi berhubung gaya penulisa serta cerita-cerita yang dihadirkan oleh Winna selalu memukau saya, alhasil saya membeli buku ini karena penulisnya adalah Winna Efendi. Tapi yang namanya penulis kesayangan memang nggak pernah mengecewakan. Sekarang, lanjut kita membahas tentang novelnya.

Some Kind of Wonderful berkisah tentang dua orang yang sama-sama pernah kehilangan orang yang pernah dicintai. Liam dan Rory dipertemukan oleh takdir yang membuat mereka sama-sama ingin mengobati luka dari masa lalu akibat kehilangan. Liam seorang celebrity chef dan Rory yang bermimpi menjadi seorang pemusik. Merasa senasib dan sependeritaan, keduanya saling mengisi satu sama lain hingga menimbulkan benih-benih cinta. Terdengar klise memang, tapi penulis mampu menulisnya dengan gaya yang berbeda.

“Kekuatan bukan dinilai dari seberapa sedikit air mata yang diteteskan, atau dari seberapa kau pernah goyah. Kekuatan ada pada diri orang-orang yang tetap bangun dan menjalani setiap hari meski hal terakhir yang ingin mereka lakukan adalah hidup. Kekuatan datang dari senyuman mereka yang bersedih, dari orang-orang yang telah kehilangan segalanya namun tetap bertahan.” Halaman 303

Karakter Rory menurut saya lebih menonjol dalam novel ini karena sangat terasa sekali penderitaan yang dia alami. Kesenduan dan penderitaan yang dia alami bisa tersampaikan dengan jelas kepada pembaca sehingga membuat saya berempati. Sedangkan Liam, sosoknya terlihat lebih kuat dan lebih bisa bertahan dibanding Rory. Cerita keduanya pun terasa sangat lembut dan kalem dibaca. Sebenarnya ada satu hal yang saya rasakan hilang dari gaya penulisan novel Winna kali ini yakni penyampaian impian Rory yang kurang greget menurut saya. Porsi latar belakang Liam sebagai celebrity chef memang diceritakan secara detail, tapi porsi tentang impian Rory sebagai pemusik tidak terlalu banyak.

Overall, semua ceritanya aman menurut saya. Membaca novel ini bisa membuat hati tenang, sedih, dan merasa sendu dalam waktu yang bersamaan. Klimaks dan endingnya juga sangat memuaskan. Bintang lima buat novel ke tiga belas Winna Efendi.

Judul Buku: Some Kind of Wonderful

Penulis: Winna Efendi

Penerbit: Gramedia

Tahun Terbit: 2017

Jumlah Halaman: 360 Halaman

Advertisements