Tags

, , , , , , ,

The Chronicles of Audy 21 by Orizuka“Keluarga tidak menyerah atas satu sama lain.” – halaman 40

The Chronicles of Audy jadi seri kedua setelah The Chronicles of Audy 4R. Masih berkisah tentang 4R1A yakni Regan, Romeo, Rex, Rafael, dan Audy yang penuh dengan cerita seru dan menyentuh. Sebelumnya kita napak tilas dulu. Audy merupakan mahasiswi semester akhir yang sedang mengerjakan skripsi. Berhubung keluarganya mengalami kendala masalah ekonomi, ia pun terpaksa menjadi baby sitter yang merangkap sebagai pembantu rumah tangga di rumah 4R.

Di buku kedua ini, ada salah satu dari 4R yang menyatakan cintanya pada Audy. Yup, Rex, si anak 17 tahun yang genius dan ketus itu ternyata jatuh cinta pada Audy. Audy yang mencoba untuk move on dari Regan karena tunangan Regan yang bernama Maura telah sadar dari koma, berhasil dibuat Rex jadi galau. Sumpah di sini Audy galaunya kebangetan macam anak abg, padahal usianya sudah 22 tahun. Ini sebenarnya yang 17 dan 22 tahun siapa? Meski saya dibuat agak kesal dengan kegalauan yang dirasakan Audy karena pernyataan cinta Rex, tapi saya merasa lucu dengan sikap gugup dan kikuknya Audy saat terhipnotis oleh aroma peppermint dari tubuh Rex. Ditambah Rex yang selalu saja menanyakan tentang skripsi Audy yang membuat Audy ingin menghindar jauh-jauh dari Rex.

“Love is the desire for perpetual possession of the good. Kata Plato.” – halaman 293

“Kamu adalah entitas yang jadi kelemahan sekaligus kekuatanku; yang membuatku merasa lebih hidup.” – halaman 294

Cerita dalam buku seri kedua ini tentu saja bukan hanya tentang Audy dan R3 alias Rex, namun juga menyorot tentang Romeo yang dekilnya ampun-ampunan deh. Masa dia tidak pernah mau keramas sampai ketombenya bertumpuk. Ternyata ada kisah sedih di balik sikap joroknya Romeo yang tidak mau keramas. Di sini saya jadi sangat bersimpati pada Romeo. Belum lagi Rafael yang unyunya nggak ketolongan. Meski otaknya sama genius macam Rex, namun ia tetap anak umur 5 tahun biasa yang selalu exited dengan hal-hal baru. Ia menyodori Audy untuk menyelesaikan rubik yang bisa ia selesaikan dalam hitungan detik.

Membaca novel ini mampu membuat kita terenyuh karena Orizuka mampu memaknai kata keluarga dengan sangat indah. Belum lagi, karakter Audy yang benar-benar kental. Saya seolah menjadi Audy Nagisa, gadis 22 tahun yang tingkat kegalauannya seperti anak SMA umur 17 tahun. Satu lagi, untuk makna judul ‘The Chronicles of Audy 21’ bisa kamu temukan di chapter terakhir. Buat seri kedua The Cronicles of Audy ini masih aku berikan bintang lima. Yeay!

Judul Buku: The Chronicles of Audy 21

Penulis: Orizuka

Penerbit: Penerbit Haru

Tahun Terbit: 2014

Jumlah Halaman: 308 halaman

 

Advertisements