Tags

, , , , , ,

Lost and Found By Sisca Spencer Hoky“Losing is not the end of things. Losing is a brand new start. When everything seems to be in a hopeless state, hope will rise. When someone you once consider as everything has gone, a better someone will come to replace it.”

Novel debut perdana dari Sisca Spencer Hoky ini memang merupakan novel lama, keluaran 2013 tapi baru saya baca sekarang (ketinggalan banget yah). Tadinya saya baca sample novel ini lewat e-book, lalu saya sedikit tertarik dan akhirnya saya membeli buku ini. Okay, lanjut ke intinya. Lost and Found berkisah tentang seorang gadis yang bernama Jane yang bertemu dengan seorang lelaki aneh di gym langganannya. Jane sering memergoki lelaki aneh yang bernama Chris ini sedang memperhatikannya.

Jane yang merasa diperhatikan lama kelamaan jadi risih. Meski risih, namun perlahan Jane juga jadi sering memperhatikan Chris. Karena sering bertemu di tempat gym, Chris dan Jane lama-lama menjadi akrab. Chris bahkan menjadi pelatih sukarela untuk membantu Jane menurunkan berat badannya.

“Everything starts from friendship before friendzone exists.” – halaman 37

Sikap Chris yang sangat perhatian dan selalu bisa diandalkan saat Jane sedang kesulitan, membuat teman Jane yang bernama Gloria curiga kalau Chris menyukai Jane. Namun, Jane menepis prasangka itu jauh-jauh karena Jane masih belum siap untuk membuka hatinya untuk lelaki manapun. Akibat kisah cinta masa lalunya dengan Xender, Jane masih terbayang-bayang cinta pertamanya tersebut. Nah, bagaimana kelanjutan kisah Chris dan Jane? Kamu baca saja novelnya! Hehehe

“Some people are like air. We need them, but we don’t see them.” – halaman 103

Hmmm, untuk novel perdana, Lost and Found ini cukup lumayan menurut saya. Dari karakter sangat bagus, karakter para tokoh-tokohnya sangat terbangun (except si Xander yang menurut saya abu-abu alias nggak jelas). Alur ceritanya mengalir, hanya satu yang menjadi ganjalan saat saya membacanya. Di awal-awal cerita, hubungan Jane dan Xender dibuat abu-abu sehingga pembacanya jadi semakin bertanya-tanya, ada apa dengan hubungan keduanya dulu. Namun, saat penulis membuka hubungan antara Jane dan Xender, tidak ada yang membuat greget. Rasanya seperti flat saja. Lalu, pemilihan diksinya juga biasa saja, tidak terlalu puitis. Itu pandangan subyektif saya loh. Selera orang khan bisa berbeda-beda.

Namun, secara keseluruhan novel ini lumayan bagus untuk dibaca. Kalau menurut ibu saya, ceritanya sangat bagus dan romantis (beliau penggemar cerita romantis). Untuk novel Lost and Found saya berikan bintang 3,5.

Judul Buku: Lost and Found

Penulis: Sisca Spencer Hoky

Penerbit: Gagas Media

Tahun Terbit: 2013

Jumlah Halaman: 198 halaman

Advertisements