Tags

, , , , , , ,

Critical Eleven by Ika Natassa (goodreads.com)“Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat- tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing-karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It’s when the aircraft is most vulnerable to any danger.”

Critical Eleven, awalnya saya mengira novel ini tentang penerbangan dan tokohnya adalah pilot kalau tidak pramugari. Nyatanya tidak seperti itu. Novel ini bercerita tentang seorang wanita yang bertemu dengan seorang pria di pesawat, saat mereka hendak pergi ke Singapura. Critical Eleven mengambil filosofi penerbangan yang diterapkan dalam cerita. Sebelas menit dalam dunia penerbangan sama saja dengan sebelas menit paling berharga saat pria dan wanita pertama bertemu.  

Tanya Baskoro bertemu dengan Aldebaran Risjad di pesawat. Keduanya sama-sama jatuh cinta pada pandangan pertama. Hingga saat sudah mendarat, Ale memberanikan diri untuk meminta nomer handphone Anya. Mereka kemudian bertemu lagi saat di Jakarta hingga akhirnya hubungan mereka lanjut ke jenjang pernikahan. Namun, setelah beberapa tahun pernikahan mereka, ada satu hal yang membuat Anya membenci suaminya setengah mati. Mereka berdua perang dingin dan mengacuhkan satu sama lain. Pernikahan Ale dan Anya pun berada di ujung tanduk. Bagaimana nasib rumah tangga mereka?

Novel ini dikisahkan dari dua sudut pandang, Anya dan Ale. Alurnya sangat mengalir, perpindahan sudut pandangnya juga sangat soft, dan yang paling saya suka adalah penokohannya yang sangat kuat. Masing-masing karakter dibuat dengan detail sehingga mampu membuat pembaca merasa seperti tokoh tersebut. Saya sendiri sangat suka dengan karakter Aldebaran Risjad yang mampu membuat saya jatuh cinta dengannya. Ini kali keduanya saya tertarik dengan karakter tokoh pria, jika sebelumnya saya dibuat jatuh cinta dengan Maximilliam Prasetya yang ada dalam novel STPC: Melbourne karya Winna Effendi. Sekarang Ale sudah mengambil posisi pertama di hati saya. Mba Ika Natassa benar-benar sukses deh menciptakan karakter Ale. Saya jadi tertarik untuk membaca karya-karya mba Ika yang lainnya. Lima bintang untuk Mba Ika!

“For many of us, Jakarta is not a city. It’s a book full of stories. While for some of us, Jakarta is a confidant, keeping all of our deepest secrets without ever judging us.” – halaman 150

Judul: Critical Eleven

Penulis: Ika Natassa

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbut: 2015

Jumlah Halaman: 339 halaman

Advertisements