Tags

, , , , , , , , ,

 

Sunset Holiday by Nina Ardianti dan Mahir Pradana“Youth is happy because it has the capacity to see beauty. Anyone who keeps the ability to see beauty never grows old.” – Fanz Kafka

Perjalanan membawa banyak cerita, bisa saja kita bertemu cinta. Saya berani kasih lima bintang untuk novel duet Nina Ardianti dan Mahir Pradana ini. Novel ini sangat berkesan dan memberikan banyak informasi tentang eurotrip (Mudah-mudahan saya juga bisa mewujudkan impian tersebut. Amin). Awalnya saya pikir akan terasa membosankan jika membaca novel yang isinya tentang travelling, karena biasanya si penulis hanya fokus pada latar daerah tersebut yang terkesan seperti buku sejarah atau panduan wisata. Tapi di novel ini, saya merasa seolah sedang melakukan perjalanan bersama Audy dan Ibi.

Audy Astrawinata secara impulsif melakukan perjalanan eurotrip sendirian dan secara tidak sengaja bertemu dengan Ibrahim Taulani di Paris. Ibrahim yang lebih akrab dipanggil Ibi menolong Audy yang akan ditipu oleh para penjual asongan yang ada di kawasan menara Eiffel. Ibi sebenarnya berada di Paris bukan dalam rangka jalan-jalan tapi dalam rangka pekerjaan. Ibi yang bekerja sebagai freelance reporter sepakbola sedang meliput PSG (Paris Saint Germain), klub sepakbola asal kota Paris.

Ibi tinggal di Jenewa, Swiss. Ia berstatus sebagai mahasiswa S2 yang sudah empat tahun tidak lulus-lulus. Sebenarnya Ibi sudah menyelesaikan tesis terakhirnya, hanya saja ia enggan menyerahkan tesisnya ke pihak kampus karena itu tandanya ia akan segera selesai menimba ilmu di Swiss plus visa pelajarnya akan berakhir. Ibi suka tinggal di Swiss, ia tidak ingin kembali ke Indonesia. Ia tidak mau kembali pada kenyataan kalau saat ia pulang ke Indonesia ia harus siap menjadi penerus bisnis properti ayahnya yang tidak ia sukai.

Saat pertama kali bertemu dengan Audy, Ibi merasa kalau ia tertarik ada gadis yang polos tersebut. Dengan impulsif, ia mengambil keputusan untuk ikut eurotrip bersama dengan Audy. Awalnya Audy tidak suka karena ia merasa Ibi merusak itinenary yang sudah ia buat. Tapi berkat tawaran Ibi untuk menjadi guidetournya, Audy pun akhirnya membolehkan Ibi ikut dalam eurotripnya.

But words are something that you can never take back.” – halaman 330

Secara keseluruhan saya suka sekali dengan ide cerita, tema, alur, setting, dan yang paling penting karakternya donk. Entah kenapa, saya sedikit melted dengan tingah laku Ibi kepada Audy. Ibi merupakan karakter yang tidak romantis, tapi sweet. Ia tidak mengeluarkan kata-kata maut layaknya laki-laki romatis kebanyakan, tapi ia menunjukkan perasaannya lewat tingkah laku yang ia tujukan untuk Audy. Saya suka panggilan Ibi kepada Audy, si pipi Jelly.

Secara garis besar novel ini memang bertema travelling. Thanks to this novel, saya jadi tahu lebih banyak tentang Paris, Amsterdam, Munich, Berlin, Praha, Venezia, Roma, Barcelona, Madrid, dan Jenewa. Tidak seperti novel travelling lainnya yang agak sedikit membosankan. Saya malah exited membaca lembar demi lembar karena menanti-nanti akan ada kejutan apa, akan ada kejadian tak terduga apa di masing-masing kota yang mereka datangi.

Seandainya saja tidak diberitahu kalau ini adalah novel duet, saya pasti menganggap kalau yang menulis ini satu orang soalnya ceritanya sangat mengalir halus. Padahal, novel ini menggunakan prov orang pertama yang berbeda, dari sisi Audy dan Ibi. Nina Ardianti menulis prov Audy dan Mahir Pradana menulis prov Ibi. Saya benar-benar merasakan chemistry di antara keduanya, hebat. Pergantian provnya ini bukan perbab loh, tapi perscene dan tidak terasa janggal. Biasanya novel duet akan terasa janggal karena gaya penulisan masing-masing penulis yang berbeda sehingga susah menyatu. Maybe karena Nina dan Mahir aslinya couple jadi terasa chemistry nya. Tapi tetap saja saya sangat takjub melihat hasil duet mereka. Jadi tanpa ragu-ragu saya kasih dua jempol plus lima bintang.

Forget finding the right woman, focus on being the right man.” – halaman 252

Judul: Sunset Holiday

Penulis: Nina Ardianti dan Mahir Pradana

Penerbit: Gagas Media

Tahun Terbit: 2015

Jumlah Halaman: 470 Halaman

Advertisements