Tags

, , , , , , , , , , ,

kado_untuk_bloggerIni adalah 12  jawaban Kado untuk Blogger

1. 12 Judul buku yang paling berkesan dan menjadi favoritku:

  1. Melbourne – Winna Effendi
  2. Happily Ever After – Winna Effendi
  3. Sabtu Bersama Bapak – Adhitia Mulya
  4. Notasi – Morra Quarto
  5. Walking After You – Windry Ramadhina
  6. Interlude – Windry Ramadhina
  7. Montase – Windry Ramadhina
  8. All You Can Eat – Christian Simamora
  9. Roma – Robin Wijaya
  10. Catatan Musim – Tyas Effendi
  11. Restart – Nina Ardianti
  12. Let Go – Windhy Puspitadewi
  1. Buku yang membuatku meneteskan air mata saat membacanya adalah Happily Ever After karya Winna Effendi. Sosok Lulu yang sangat mengidolakan ayahnya membuatku teringat kembali akan sosok ayah sudah lama meninggal. Perasaan Lulu yang sangat kehilangan ayah bisa kurasakan. Terutama saat ayahnya membacakan buku dongeng terakhir untuk Lulu. Aku sangat tersentuh dalam scene tersebut.

  1. Ini hanya beberapa quotes yang kusuka dari buku favoritku, yaitu:

A song tell the story of your life. There’s always a personal history attached to it. Just like how this one particular song reminds me of a person I used to know.” Melbourne– Winna Effendi

“Tidak semua dongeng berakhir bahagia. Namun, barangkali kita memang harus cukup berani memilih; bagaimana akhir yang kita ingini. Dan, percaya bahwa akhir bahagia memang ada meskipun tidak seperti yang kita duga.” Happily Ever After – Winna Effendi

“Menjadi panutan bukan tugas anak sulung kepada adik-adiknya. Menjadi panutan adalah tugas orangtua untuk semua anak.” – halaman 106 (Sabtu Bersama Bapak – Adhitia Mulya)

“Masa lalu akan tetap ada. Kau tak perlu terlalu lama terjebak di dalamnya.” Walking After You – Windry Ramadhina

“Bisakah kamu mempercayakan masa depan di tangan orang yang belum bisa berdamai dengan masa lalu?” Guilty Pleasure – Christian Simamora

“Berhentilah mencari laki-laki untuk membuatmu bahagia. Mulailah menjadi perempuan bahagia yang dicari laki-laki.”- halaman 155 (Guilty Pleasure – Christian Simamora)

  1. Tokoh dalam buku yang ingin kupacari itu Maximillian Prasetya yang ada di Melbourne – Winna Effendi. Max yang sangat menyukai cahaya mempunyai mimpi yang harus ia raih dan itu membuat dirinya menjadi lelaki yang mempunyai prinsip dalam hidup. Meski Laura berpaling dari dirinya, ia tetap menunggu. Max merupakan perpaduan karakter yang kind, sweet, and care at the same time yang bisa bikin siapapun tersentuh. He’s a man who can give anything to his girlfriend and I love it!
  1. Ending novel yang paling berkesan itu adalah Notasi-Morra Quarto. Kenapa? Sebenarnya aku kesal dengan penulisnya karena ia memisahkan Nino dan Nalia. Morra Quarto selalu menghadirkan sad ending tapi menurutku itu juga bukan sad ending (diantara sad dan happy ending). Meski tidak bersama, tapi aku masih bisa merasakan rasa cinta tak sampai di antara kedua tokoh.
  1. Buku Gagas Media yang pertama kubaca kalau tidak salah Hanami- Fenni Wong karena waktu itu aku lagi demam novel yang temanya Jepang.
  1. Biru pada Januari- Aditia Yudis. Judulnya sangat puitis dan sinkron dengan isi yang ada dalam novel, meski novel ini bukan termasuk novel favoritku. Tapi judulnya terdengar sangat indah dan penuh makna.
  1. Cover buku yang paling kusuka itu Walking After You – Windry Ramadhina karena mengingatkanku pada afternoon tea ala UK. Plus covernya sangat cocok untuk menggambarkan An dan Julian.
  1. Tema politik yang ditambahkan unsur romance seperti Notasi sebenarnya merupakan tema favorit saya. Tema kuliner seperti Walking After You – Windry Ramadhina dan Sweet Nothings -Sefryana Khairil juga menjadi favorit.
  1. Winna Effendi dan Windry Ramadhina. Keduanya mampu menghadirkan bahasa yang puitis dan alur cerita yang sangat manis di setiap kisahnya. Keduanya sukses membuatku menjadi fans berat novel-novel mereka.
  1. Buku cetak (kertas) pastinya. Ada aroma khas dari buku cetak serta sensasi membalik halaman buku secara nyata itu tidak ada duanya.
  1. Penerbit yang Berjiwa Muda Serta Dapat Memajukan Para Penulis Serta Pembaca Generasi Muda.

 

Happy Birthday Gagas Media 🙂

Advertisements