Tags

, , , , , , , ,

novel let go - windhy puspitadewi“Setiap Cerita Punya Ruang Sendiri di Dalam Hati”

Buku ini bercerita tentang arti persahabatan, arti kehidupan, dan juga arti kehilangan. Tiga tema yang diramu menjadi satu dengan tambahan bumbu mimpi dan juga cinta di dalamnya. Ini adalah karya Windhy Puspitadewi pertama yang saya baca dan overall, saya merasa sangat puas. Kisah yang dihadirkan dalam buku ini sangat halus, mengalir, dan juga mampu mengetuk pintu hati saya.

Caraka yang biasa dipanggil Raka, adalah seorang murid kelas X yang tidak pernah peduli pendapat orang lain. Meski seperti itu, ia seorang pribadi yang sangat baik dan mau menolong siapa saja yang membutuhkan bantuannya. Rasa sosialisme yang sangat tinggi membuat Raka masuk ke dalam lingkaran pertemanan yang tidak akan dia duga sebelumnya. Ia bertemu dengan Nathan, Sarah, dan Nadya. Tiga orang yang memiliki karakter yang berbeda. Mereka berempat terpaksa mengurus mading sekolah bersama.

Nathan, lelaki pintar yang genius namun sikapnya selalu dingin dan kata-kata yang ia keluarkan selalu pedas dan sinis. Sarah, gadis pemalu yang tidak pernah bisa mengatakan tidak pada semua orang. Nadya, gadis mandiri yang selalu mengerjakan semuanya sendiri. Ia seorang ketua Osis yang merangkup ketua kelas. Meski menjadi ketua, ia tidak pernah meminta bantuan orang lain, baik itu teman maupun bawahannya.

Raka yang terseret dalam lingkaran pertemanan ketiga orang tersebut akhirnya turut campur dalam kehidupan mereka bertiga. Raka mengajarkan pada ketiga orang tersebut kalau masing-masing orang punya mimpi yang harus diraih. Seperti dirinya yang mempunyai mimpi menjadi sutradara terkenal.

“Impian itu seperti sayap. Dia membawamu ke berbagai tempat. Kurasa, mamamu sadar akan hal itu. Dia tahu, kalau dia mencegah mimpimu, itu sama saja dengan memotong sayap burung. Burung tersebut memang nggak akan lari, tapi burung tanpa sayap sudah bukan burung lagi. Dan, manusia tanpa mimpi, sudah bukan manusia lagi.”- halaman 121.

Buku ini mengajarkan banyak sekali pelajaran hidup. Awalnya saya pikir buku ini adalah buku bergaya ABG karena tokohnya masih anak SMA, namun ternyata saya salah. Buku ini sangat berbobot. Bahasanya juga sangat bagus, selain ceritanya menarik. Buku ini mampu hadir dengan tiga tema andalannya, yakni pertemanan, kehidupan, dan kehilangan. Saya sangat merecomendasikan buku ini untuk menjadi bacaan saat weekend. Lima bintang saya berikan khusus untuk karya Mba Windhy Puspitadewi.

Judul Buku: Let Go
Penulis: Windhy Puspitadewi
Penerbit: Gagas Media
Tahun Terbit: 2009
Jumlah Halaman: 244 halaman

Advertisements