Tags

, , , , , ,

good fight-christian simamora“MEMBENCIMU MEMBUATKU SEMAKIN MENGINGINKANMU”

Yeay! Another J-boys. Dari review yang marak di dunia blogger, katanya seri J-boys Christian Simamora yang satu ini merupakan seri yang terbagus. Saya jadi penasaran dan langsung membeli novel yang jumlah halamannya terbilang lumayan banyak jika dibanding dengan seri J-boys lainnya. Untuk ukuran novel dengan tema metro-pop, jumlah 492 halaman ini termasuk jumlah halaman yang banyak jika dilihat dari unsur cerita yang ringan dan tidak terlalu banyak konflik. Okay, let’s see what we’ll get in this book!

Sebelumnya saya sudah membaca dua seri J-boys besutan kak CS (Christian Simamora), yaitu All You Can Eat dan Pillow Talk. Dua seri itu sukses membuat saya tersepona dengan gaya bahasa kak CS dan cerita yang mengalir. Terutama All You Can Eat yang membuat saya jatuh cinta dengan sosok Jandro yang cuek tapi hangat. Masing-masing karakter pemeran utama lelaki yang ada dalam seri J-boys sangat berbeda, meski menurut saya karakter pemeran utama wanita tidak jauh berbeda satu sama lain (gengsinya gede).

Good Fight bercerita tentang seorang wanita bernama Tere, seorang fashion stylist di majalah Mascara dan seorang fotografer bernama Jethro Liem, nama panggilannya Jet. Saya membaca segelintiran spoiler kak CS di balik cover novel ini kalau kedua karakter yang disajikan merupakan karakter yang penuh dengan ketidaksempurnaan. Dan ternyata setelah saya membaca halaman demi halaman novel ini, memang benar kalau Tere dan Jet penuh dengan ketidaksempurnaan dan juga penuh dengan relationship yang complicated. Tapi berangkat dari ketidaksempurnaan itulah mereka saling jatuh cinta. Aihh co cweet deh!

“The minute people fall in love, they become liars.”
(Love Ain’t Nothing But Sex Misspelled by Harlan Ellison 1976)

Tere dan Jet awalnya tidak akur dan bermusuhan layaknya Tom and Jerry di kantor (makanya dikasih judul Good Fight). Mereka jadi dekat karena mereka mengetahui kalau mereka berdua punya satu kesamaan dan juga rahasia yang tidak mereka share pada teman dekat mereka, yaitu mereka sama-sama menjadi kekasih gelap alias orang ketiga alias pacar simpanan. Kalau bahasa halusnya sephia. Hahaha.

“Heaven help me, I know what I do. It’s the devil in me, that makes me want you.”
(She’s Makin, Me Lose it-Blake Lewis)

Jet punya relationship yang lebih rumit dibanding Tere yang menjadi kekasih gelap pacarnya yang sudah bertunangan. Tere dan Jet sama-sama beranggapan kalau menjadi orang ketiga dalam suatu hubungan itu tidak enak dan sangat tidak sehat. Kalian bisa menebak sendiri bagaimana rumitnya nanti hubungan Tere dan Jet karena mereka memiliki masa lalu yang kelam sebagai orang ketiga.

Saya mengapresiasi kak CS yang berani mengambil sisi lain dari orang ketiga dalam sebuah relationship. Ia sukses menyampaikan pesan yang tersirat kalau menjadi orang ketiga itu sangat tidak dianjurkan dan kalau bisa jangan sampai kita menjadi orang ketiga karena nantinya relationship kita akan berantakan pada akhirnya dan bukan berakhir dengan happy ending.

Novel ini bukan salah satu novel J-boys favorit saya. Tadinya saya sangat suka novel ini saat saya membaca hingga setengah bagian novel ini, tapiii entah kenapa pada pertengahan cerita saya merasa sedikit miss, tidak dapat feel nya entah kenapa. Tapi pada akhir-akhir cerita saya mulai keranjingan lagi. Saya rasa mungkin karena jumlah halaman yang sangat banyak sehingga terasa agak membosankan saat berada di tengah cerita.

Saya paham kenapa kak CS membuat novel ini hampir mencapai 500 halaman. Alasan pertama adalah karena cerita yang agak rumit sehingga mengharuskan ia untuk menjelaskan secara detail bagaimana masa lalu Jet dan juga Tere. Alasan yang kedua adalah si penulis ingin kisah cinta Tere dan Jet berjalan natural dan tidak terkesan diburu-buru karena mereka berdua adalah tokoh dengan masa lalu yang cukup rumit dan kelam dalam dunia percintaan, otomatis mereka berdua butuh waktu untuk saling jatuh cinta. Untuk kisah cinta Tere dan Jet yang penuh dengan ketidaksempurnaan, I will give kak CS four stars 🙂

Satu lagi, I really love this quote. Hahahaha. Bener banget nih.

“You can never win with women.”
(Lose-Lose Situation-Brian McFadden)

Judul: Good Fight
Penulis: Christian Simamora
Penerbit: Gagas Media
Jumlah Halaman: 492 halaman
Harga Buku: Rp 75.000

Advertisements