Tags

, , , , ,

Novel Coupl(ov)e“Sometimes, people get married not because they’re in love. They’re couple, who only have some future dreams and decide to get happy life.” Coupl(ov)e

Quotes di atas mengawali lembaran pertama novel Coupl(ov)e. Quotes ini cukup menyita perhatian saya dan menebak-nebak arah cerita dalam novel besutan Rhein Fathia ini. Sebenarnya saya sudah tahu novel ini bercerita tentang dua orang sahabat dekat yang berakhir di atas pelaminan meski keduanya sama-sama tidak saling mencintai. Raka dan Halya. Dua orang sahabat sejak SMA yang mempunyai kisah cinta masing-masing. Kisah cinta mereka yang tidak bahagia membuat mereka melangkah ke pelaminan bukan berdasarkan atas cinta. Seru bukan?

Novel ini saya rasa cukup unik dari segi cerita. Memang ada banyak cerita tentang pasangan suami istri yang menikah tanpa cinta. Dan banyak cerita tentang dua orang sahabat dekat yang akhirnya menikah, tapi saya belum menemukan cerita dua orang sahabat yang tidak mencintai, tapi mereka malah menikah.

Raka dan Halya masing-masing mempunyai kisah cinta dengan pasangan mereka masing-masing. Kisah cinta yang dapat dikatakan semanis madu (eeaaa). Raka punya cinta pertama yang bernama Rina. Gadis yang tidak akan bisa dilupakan oleh Raka bahkan hingga ia menikah dengan Halya. Gadis yang meninggalkan banyak kenangan dan juga pertanyaan dalam benak Raka.

Begitu juga dengan Halya. Gadis itu memiliki seorang kekasih bernama Gilang. Seorang lelaki yang sangat super duper romantis (menurut saya dia sangat cheesy). Lelaki yang sangat memperhatikan dan mengerti Halya. Hubungan Gilang dan Halya pun akan menanjak ke jenjang pernikahan. Halya secara resmi dikenalkan dengan orang tua Gilang di Yogyakarta. Gilang pun sudah melamar Halya di tengah deburan ombak dan pasir laut (scene yang membuat saya meringkil karena narasi yang dihadirkan sangat cheesy). Tapi saat Gilang berjanji akan datang ke rumah Halya untuk melamar gadis itu secara resmi, lelaki itu justru menghilang (saya suka sekali bagian teka-teki menghilangnya Gilang serta endingnya). Sama seperti Raka yang masih tidak bisa melupakan Rina, sosok Gilang tidak akan bisa menghilang dari ingatan Halya seumur hidupnya.

Cerita dalam novel ini dibagi menjadi empat bab secara keseluruhan. Bab pertama berkisah tentang kehidupan pernikahan Raka dan Halya. Bab kedua flashback pada awal perkenalan Raka dan Halya pada saat masih sekolah, kehidupan mahasiswa mereka, dan juga first lovenya Raka yang bernama Rina. Bab ketiga berkisah tentang perjalanan hidup Raka dan Halya setelah lulus kuliah dan bekerja di Jakarta, serta kisah cinta Gilang dan Halya. Bab keempat kembali lagi pada kehidupan pernikahan Raka dan Halya.

Saya sempat agak boring saat membaca bab kedua alias flashback ini. Entah kenapa ceritanya jadi agak membosankan. Padahal saat membaca bab pertama saya sangat antusias sekali. Setelah melalui bab kedua, saya mulai bersemangat lagi membaca kisah dalam novel ini. Hehehe.

Overall, dari segi cerita saya suka sekali. Ramuan alur serta ide cerita yang pas. Meski sempat terputus di pada bab dua. Tapi hal itu tidak membuat saya berhenti membaca hingga kandas. Meski setting dalam novel ini tidak kuat, tapi kekuatan emosi tokoh yang dihadirkan mampu menutupi kekurangan setting yang minim tersebut. Saya acung jempol buat Rhein Fathia yang sukses membuat saya betah membaca novel ini seharian penuh sampai tamat.

I will give you four stars 🙂

Judul: Coupl(ov)e
Penulis: Rhein Fathia
Penerbit: Bentang Pustaka
Jumlah halaman: 395 halaman
Harga Buku: Rp 64.000

Advertisements