Tags

, , , , , , ,

forgivenLong time no see, hehehe.

Ini review pertama saya setelah beberapa bulan absen dari dunia perbukuan. Mumpung masih hangat dalam ingatan saya karena saya baru saja membaca dan menamatkan novel ini minggu lalu, saya langsung mengetikkan beberapa buah paragraph yang mungkin bisa menarik kalian untuk membaca novel Forgiven ini.

Sebenarnya saya sudah lama tertarik pada karya-karya Morra Quarto. Tadinya saya pikir Morra adalah penulis laki-laki. Jujur saya suka dengan gaya penulisan penulis laki-laki. Mereka seperti punya daya pandang tersendiri dibanding penulis hawa. Ternyata saya tertipu oleh nama Morra Quarto. Ia adalah penulis wanita lulusan sastra Inggris di UTY. Tapi saya tidak kecewa karena saya merasa puas dengan hasil karya perdana mba Morra ini.

Novel ini bercerita tentang perjalanan William Hakim, yang dipanggil Will, sang maniak fisika. Apapun yang ia bicarakan selalu dikait-kaitkan dengan hal-hal yang sifatnya berkaitan dengan fisika. Pada sepuluh halaman pertama, saya merasa takjub karena dia bisa menarik pembaca untuk membaca hal demi halaman berikutnya. Saya merasa sangat tertarik karena saya terus bertanya-tanya tentang apa sebenarnya genre cerita yang ditulis mba Morra.

Pada prolog awal yang cuma beberapa halaman, setting yang saya tangkap berlatar di sebuah penjara. Seorang wanita yang bernama Karla mengunjungi sang pria tokoh utama yang bernama Will yang sedang berada dalam ruangan yang dilapisi cermin lebar sisi ganda. Mereka berdua teman dekat, teman semenjak masa sekolah. Saya kira mereka tadinya sepasang kekasih, tapi saat Will menanyakan kabar Troy anak Karla, dan Karla menanyakan kabar Chiara istri Will, saya jadi bertambah bingung. Untuk apa dua tokoh utama yang sudah menikah dengan orang lain ini sengaja dihadirkan dalam prolog yang berlatarkan penjara. Belum lagi penggambaran Will dan Karla yang dihadirkan dalam prolog ini seolah mereka saling mengerti satu sama lain. Karla paham benar kegilaan Will akan fisika masih terlihat dari cara lelaki itu menjelaskan tentang kinematika, vector, mesin turbo, dan juga arus listrik. Well done, pantas saja gagas membuat debut pertama untuk Mba Morra ini *big applause*

Saya pun tambah bertanya-tanya tentang bagaimana Will bisa berada dalam buih. Apa dia melakukan sebuah pembunuhan? Apa ia melakukan suatu tindak kriminal yang tidak dapat dimaafkan? Novel ini penuh teka-teki yang membuat saya terus menerus bertanya kenapa dan kenapa?

Setelah melewati prolog, kita akan mengalami flashback ke masa sepuluh atau sebelas tahun yang lalu. Saat Will dan Karla berada dalam masa-masa sekolah yang indah bersama teman-teman mereka yang notabenenya kebanyakan kaum adam. Kisah mereka selama masa sekolah hampir menyita setengah dari isi novel ini. Sebenarnya cerita klasik tentang kisah romance sepasang sahabat yang tanpa sadar sudah saling mencintai. Untung saja si penulis *saya akui* kalau berhasil alias sukses bikin cerita yang penuh dengan teka-teki. Teka-teki ini pun didukung oleh tokoh utama laki-laki yang memang suka meninggalkan misteri dan tanda tanya pada tokoh utama perempuannya. Plus, suka tahu-tahu ilang ga jelas seolah ketelan rimba.

Dibilang kesal sih iya, dibilang penasaran sih banget. Gimana ga kesal coba, saya tipe orang yang suka menduga-duga cerita selanjutnya, “Pasti bakalan kayak gini nih!” “Cerita selanjutnya pasti begini!” *saya emank tipe orang sotoy*. Ternyata, semua dugaan saya selalu saja melenceng. Saya khan jadinya penasaran, ini cerita selanjutnya bakalan kayak gimana? bakalan seperti apa? Happy ending atau tidak?

Untuk ukuran debut penulis pertama, Mba Morra berhasil membuat saya tersepona karena kemampuannya mengolah alur dan plot cerita yang sedemikian rupa. Jadiii, ya haruslah saya kasih bintang 4 ½ dari total 5 bintang. Mudah-mudahan next novelnya Mba Morra bakalan lebih dasyat lagi.

Oh iya, saya mau kasih clue buat yang mau baca novel ini. Just one clue “WTC” 🙂

Judul Buku                   : Forgiven

Penulis                         : Morra Quarto

Penerbit                      : Gagas Media

Tahun Terbit               : 2010

Jumlah Halaman         : 265 Halaman

Harga Buku                 : Rp 28.800

Advertisements