Tags

, , , , ,

tokyo stpc

Setelah sekian lama tidak mengupdate blog ini, akhirnya bisa dimulai dengan mereview seri STPC (Setiap Tempat Punya Cerita) gagas media. Jujur pas saya lihat covernya untuk yang pertama kali saya langsung tergoda. Look’s so sweet ^^ gagas selalu memanjakan kita dengan look yang tidak pernah mengecewakan. But, biasanya nih kita tertipu sama covernya. Sama seperti pepatah “Don’t judge a book by it’s cover”.

Okey! Saya akan mereview penuh novel ini. Tapi bukan spoiler loh. Jadi masih aman untuk dibaca. Ceritanya bermula dari gadis bernama Thalia yang ditugaskan untuk meliput acara-acara fashion di Jepang. Nah, di sana ia bertabrakan dengan seorang lelaki bernama Tora yang juga sedang meliput di sana. Lensa telephoto milik Thalia jatuh dan rusak. Alhasil, Tora disuruh mengganti lensa itu. Secara lensa telephoto milik Thalia merupakan edisi langka, jadi membutuhkan waktu seminggu untuk mendapatkan yang baru dan Thalia tidak bisa menunggu sampai seminggu karena ada banyak liputan yang harus ia liput selama di Tokyo.

Dari alur ini saja kita sudah bisa melihat jalan ceritanya, cuma saya penasaran bagaimana Mba Sefry membawa dua orang tersebut jatuh cinta. Kedua tokoh utama sama-sama masih ga bisa moveon dari mantan pacarnya masing-masing dan tujuan lain mereka datang ke Tokyo adalah untuk bertemu dengan mantan mereka. Thalia yang masih mengharapkan Dean, sosok lelaki yang mapan, ganteng, dan punya segalanya. Menurut Thalia, Dean itu adalah calon suami idaman para wanita karena masa depannya pasti terjamin jika hidup bersama Dean. Lain halnya dengan Tora, mantan kekasih Tora yang bernama Hana meninggalkannya dan memilih untuk menikah dengan orang lain. Tora yang tidak terima karena merasa hubungan yang telah ia bangun bertahun-tahun hancur begitu saja.

Yang perlu diacungin jempol dari novel ini adalah cara menggambarkan setting tempat dan lokasi cerita. Sangat detail dan rapih sehingga kita seperti sedang membaca bukunya sambil menyusuri jalan-jalan di Tokyo. Penulisnya pasti kerja keras banget buat ngeriset tentang jalanan dan tempat-tempat yang ada di Tokyo. Pembangunan karakternya juga dapet banget dan satu lagi, romantic scenenya dibuat benar-benar sangat halus dengan kata-kata yang manis.

Kekurangan novel ini adalah endingnya yang menurut saya gantung. Sebenarnya bukannya gantung yah, tapi akhir ceritanya kurang memuaskan karena kita dibiarkan menafsirkan sendiri akhir cerita meski kita sudah dapat melihat kalau akhirnya happy ending.  Setelah membaca sampai ending, ada satu hal yang langsung terbesit di kepala saya, ‘loh kok ceritanya rada mirip Infinitly Yoursnya mba Orizuka yah’ soalnya dari segi ide cerita hampir sama. Kebetulan merusak barang, sama-sama ketemu mantan, but overall aku kasih bintang empat buat novel ini 😉

 

Judul Buku: Tokyo – Falling

Penulis Buku: Sefryana Khairil

Penerbit Buku: GagasMedia

Tanggal Terbit: Oktober 2013

Jumlah Halaman: 348

Harga Buku: Rp 53.000

Advertisements