Tags

Teater Koma menggelar drama perbauran “Sie Jin Kwie Kena Fitnah” yang dipentaskan di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, mulai tanggal 4 hingga 26 Maret 2011, setiap pukul 19.30 WIB. “Lakon ini digelar bebarengan dengan hari jadi Teater Koma ke-34. Sebuah usia yang dicapai kedua belah pihak, yaitu penampil dan penonton untuk terus menjalin hubungan silaturahmi.”

Drama ini merupakan pertunjukan Teater Koma ke-122 yang disadur dari karya klasik Tiokengjian dan Lokoanchung, serta disutradarai oleh N. Riantiarno. Drama yang berlatar suasana pertengahan abad ke tujuh di negeri China ini menceritakan seorang raja bernama Sie Jin Kwie yang difitnah telah melakukan pelecehan.

Puncak drama terjadi ketika nasib negeri Tang diujung tanduk karena Kaisar akan menghukum mati Sie Jin Kwie dan di lain pihak negeri ini mendapat tantangan perang dari negeri asing. Teater Koma menampilkan sebuah drama perbauran antara opera china, boneka potehi, golek menak, wayang wong dan wayang tavip.

Dalam pertunjukan ini, wayang tavip akan berbagi adegan dengan wayang orang, dilengkapi desain kostum, tarian, nyanyian serta musik yang khas. Teater Koma merupakan kelompok kesenian nirlaba yang konsisten dan produktif serta dikenal mempunyai banyak penonton setia.

Hingga 2011, Teater Koma sudah memproduksi 121 pementasan di televisi maupun di panggung Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki dan Gedung Kesenian Jakarta. Pentas-pentasnya sering digelar lebih dari dua minggu, bahkan pernah berpentas lebih dari satu bulan.

Harapan dari pementasan ini adalah untuk tetap melanjutkan tradisi Teater Koma menjalin silaturahmi dengan para penonton setianya, demikian juga dengan produksi-produksi berikutnya.

Sumber berita: antaranews.com dan m3y2_cHaN

Sumber gambar: mediaindonesia.com

Advertisements