Tags

,

Bagi Anda pecinta tinju, The Fighter merupakan pilihan yang pas untuk Anda tonton. Cerita yang berlatar 1980-an, terinspirasi dari kisah nyata kakak beradik petinju asal kota kecil Lowell, Massachusetts. The Fighter adalah kisah, inspiratif dari dua bersaudara yang melawan segala kemungkinan. Film ini berkisah tentang “Irish” Micky Ward (Mark Wahlberg) yang sedang meniti karier sebagai petinju. Ia dilatih oleh abang tirinyanya, Dicky Eklund (diperankan dengan sangat cemerlang oleh Christian Bale). Eklund adalah petinju veteran yang pernah mengalahkan Sugar Ray Leonard, dan kini diikuti kru HBO yang sedang membuat dokumenter tentang dirinya yang akan kembali ke arena.

Keluarga Micky mendukung, khususnya sang ibu, Alice Ward (diperankan oleh Melissa Leo). Masalahnya, justru keluarganya, dengan setengah lusin adik perempuannya,  yang menjadi sumber rintangan terbesar. Apalagi abangnya masih terjebak dengan narkoba  dan, akhirnya, tindak kriminal. Konflik pun dipertajam dengan perkenalan Micky dengan seorang pelayan bar yang seksi, Charlene Fleming (Amy Adams) yang kemudian menjadi kekasihnya dan banyak memberikan masukan.

Tarik-menarik serta perselisihan pun terjadi, layaknya sebuah keluarga. Pilihan Micky antara berpihak pada kekasihnya yang dengan serius membantu kariernya atau seorang pelatih sepuh yang membantunya menjadi petinju sejati ataukah kembali ke pelukan keluarga. Mickey tidak boleh memilih ketiganya.

Selama 115 menit,  sutradara David O Russel dibantu produser eksekutif Darren Arranofsky dengan pendekatan realisme mengajak penonton menyelami kehidupan seorang yang berjuang membangun pencapaiannya. Untuk mendekati realitas, adegan latihan dilakukan di Art Ramalho, Lowell West End Gym, tempat Micky yang sebenarnya berlatih dan masih menjadi sasana tinju hingga saat ini.

Penata kamera HBO diperankan oleh Richard Farrel, yang memerankan dirinya sendiri yang pernah membuat dan memenangi penghargaan atas dokumenternya tentang Dick Eklund, “High on Crack Street: Lost Lives in Lowell”. Salah seorang dari pelatih, Mickey O’Keefe, seorang polisi, juga diperankan oleh dirinya sendiri.

Yang paling menonjol adalah permainan watak Christian Bale. Sepanjang film, penonton tidak melihat Bale, tapi Eklund, karena penampilannya benar-benar berbeda dari apa yang selama ini ia perankan. Sebut saja, dirinya sebagai Batman.

Persamaan fisik sangat kental terasa saat petinju yang sebenarnya tampil pada bagian akhir film (padahal sebenarnya William Baldwin lebih mirip dari sisi fisik, tapi Bale bisa mengejar kemiripan itu dengan usaha kerasnya). Bale bahkan menurunkan berat badannya dengan cara mengurangi makan.

Akting lainnya yang sangat kuat adalah peran ibu yang dimainkan Melissa Leo. Keduanya mendapat Penghargaan Golden Globe dan juga masuk nominasi Oscar tahun ini. Selain kedua pelakon itu, nominasi Oscar juga disematkan kepada sutradara, editor, aktris utama, skenario, dan filmnya sendiri.

Ini adalah film impian Wahlberg sejak lama. Dan bukan kebetulan kalau putrinya dan putri Bale bersekolah di tempat yang sama, hingga keduanya berkolaborasi. Film ini bukan sekadar soal tinju, atau soal memilih antara keluarga atau pacar. Film ini lebih dari itu, ia menyelami kehidupan yang tidak hanya berisi kemenangan dan kesuksesan, tapi juga kejatuhan dan kesalahan.

Film yang memenangkan Pemeran Pembantu Pria dan Wanita Terbaik Golden Globe 2010 serta 7 nominasi Piala Oscar 2011 ini menuai banyak pujian dari berbagai kritus film dunia. Film ini dapat menjadi inspirasi bagi kita bahwa dalam hidup ini kita membutuhkan banyak perjuangan dan rintangan yang harus dihadapi. Tetapi asal kita terus berjuang dan yakin bahwa rintangan dalam hidup harus dihadapi dan pasti akan selalu ada solusinya, hidup yang kita lalui pasti akan berbuah manis.

Dimuat di www.jadiberita.com

Advertisements