Tags

Kediri menyimpan beragam kekayaan alam, termasuk air terjun yang terdapat di daerah ini. Banyaknya air terjun di daerah ini menarik para wisatawan lokal maupun asing untuk berkunjung. Salah satunya adalah  Air Terjun Dolo. Tempat wisata ini terletak di dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kediri, Jawa Timur. Jarak tempuh dari Kota Kediri ke arah barat, kurang lebih 25 kilometer. Meski agak jauh, tapi pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi terbilang sangat indah dan asri.

Perjalanan ke Wisata Air Terjun Dolo sendiri memang lumayan memakan waktu, sekitar dua jam dari Pare atau sekitar satu jam dari kota Kediri. Tetapi perjalanan itu tidak akan terasa dengan pemandangan di kanan dan kiri yang terasa sejuk karena di daerah tersebut sering turun hujan. Mendung juga menghampiri gunung sehingga perjalanan ditutupi kabut yang lumayan tebal.

Jangan lupa bawa jaket dan mantel, karena di atas gunung kadar airnya tinggi, sehingga membuat udara terasa agak dingin. Untuk perjalanan menuju Air Terjun Dolo, kita harus berhenti di dusun Besuki dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki karena jalan menuju ke arah Air Terjun Dolo mendaki dan tidak mungkin dilewati kendaraan. Jalanannya berupa tangga-tangga dari bebatuan yang dibuat melingkari daerah tersebut.

Sesampainya di dusun Besuki, sembari melepas lelah, kita dapat menikmati panorama di desa Jugo, Mojo, di sekitar menara pemancar relay televisi dan telepon seluler. Di sana kita dapat menemukan Air Terjun Irenggolo. Air terjun yang skalanya lebih kecil dibanding Air Terjun Dolo, tapi tak kalah cantiknya. Setelah lima menit melalui jalan setapak, air terjun bertrap-trap alami ini dapat kita lihat. Tersembunyi di teduhnya rerimbunan pinus dan hutan, hembusan angin pegunungan, dan suara alam yang asri membuat kita terlena akan kekayaan alam yang ada di daerah ini.

Setelah beristirahat beberapa menit di dusun Besuki, kita dapat melanjutkan perjalanan ke Dolo. Jarak tempuh dari Besuki sekitar 4 kilometer. Sampai di titik pemberhentian, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menuju air terjun. Jalan yang kita lewati terbuat dari bebatuan yang desainnya dipadu dengan lingkungan. Sehingga kesan alami tetap terjaga. Apalagi di saat-saat tertentu, suara kicau burung terdengar tanpa henti. Daerah ini memang terdapat banyak burung-burung yang sengaja dibiarkan hidup di kawasan sekitar Air Terjun Dolo. Selain dapat menambah suasana asri, juga dapat membuat wisatawan betah berlama-lama di sini. Burung-burung yang ada di kawasan ini dilindungi oleh pemerintah karena termasuk cagar budaya alam.

Setelah kurang lebih 10 menit menapaki jalan, lambat laun kita akan mendengar gemericik air terjun yang akan membuat kita tidak sabar untuk menapakkan kaki di tengah dinginnya air terjun. Letak kawasan wisata air terjun ini kurang lebih 1.800 meter di atas permukaan laut. Sedang ketinggian air terjunnya sendiri diperkirakan mencapai 125 meter. Begitu mendekati air terjun ini, kita langsung merasakan butiran-butiran air terjun yang sebagian terbang mengikuti angin. Suara gemuruh airnya melengkapi sensasi Air Terjun Dolo. Benar-benar suasana alam yang membuat hati kita damai. Kita dapat mengabadikan kekayaan alam ini dengan berfoto bersama keluarga dan teman-teman terdekat. Jika hari biasa, wisatawan yang datang tidak terlalu banyak, tetapi jika weekend dan hari libur (tanggal merah), wisatawan yang datang dapat mencapai tiga kali lipat.

Beberapa meter dari air terjun, kita dapat menemukan kebun sayur dan strawberry di sebuah pondokan yang terbuat dari bambu. Untuk wisatawan dapat membeli sayuran dan strawberry yang masih segar dan dapat memetiknya sendiri. Untuk perjalanan pulang dari air terjun, kita harus menuruni jalanan berbukit yang sudah dilapisi bebatuan. Sebaiknya kita menyiapkan fisik yang kuat karena akan membutuhkan banyak tenaga untuk menuruni anak tangga. Bahkan harus berkali-kali berhenti di tengah jalan untuk menghela nafas sambil menikmati udara pegunungan. Tetapi tentunya kesegaran alam dan cantiknya Air Terjun Dolo akan mengalahkan rasa lelah kita dan membuat kita ingin kembali ke sana lagi.

Dimuat di www.jadiberita.com

Advertisements